Monday, 16 May 2011

Buah Fikiran

Assalamu'alaikum wbt,

Tengah busy cuci pinggan mangkuk, tetiba terpikir benda nie...

Manusia,bila mencintai seseorang, nak sangat orang tu rasa senang,rasa dihargai dan malah tak nak orang tu rasa susah.Sampai kadang-kadang, sanggup menanggung penderitaan dan tohmahan orang lain.

Contohnya,Ibu menyayangi anaknya,sampai sanggup mendermakan mata kepada anaknya yang buta.Kalau macam itulah cinta.bukankah sepatutnya kalau kita mengaku yang kita lebih cinta Allah dan Rasulnya, kita patut buat apa yang di perintahkan dan menjauhkan apa yang dilarang.Kena lebih tabah, tegar dan tetap berdiri teguh walau apa jua ujian yang melanda dan lebih dulukan Allah kerana Allah yang Maha pencipta dan Maha Mengetahui.Allah yang menentukan segalanya.Milik-Nyalah segala kerajaan langit dan bumi.kenapa takut?kenapa gentar dengan sedikit ujian:').Ikutilah contoh suri teladan kita,Rasulullah saw.Dialah sebaik-baik manusia.

"Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan yang banyak mengingat Allah."[Surah Al-Ahzab:21]

Ikutilah perjuangan para sahabat dan sahabiah, para tabi' dan tabi'in dan para alim ulama yang tetap berdiri teguh dan menetapkan hati mereka.

Simpanlah hatimu buatNya
Sandarkanlah harapanmu keranaNya
Jagalah hatimu
dan teguhkanlah Imanmu


InsyaAllah kau takkan kecewa jika memang kau ikhlas dalam beribadat dan melakukan segala yang diperintahkan-Nya.BerDoalah,berUsahalah,carilah Ikhtiar/jalan dalam lebih mendekatkan diri padaNya dan berTawakallah padaNya.Tetaplah engkau berSabar dan berSyukur.JanjiNya itu pasti.Carilah redhaNya dan kuatkanlah azammu:).

Dia menentukan rezekimu,
Dia menentukan jodohmu,
Dia menentukan segalaNya
hanya padaNya engkau berserah.


inspirasi dari alam sekitar, sekeliling dan cerpen:
http://www.iluvislam.com/karya/cerpen/988-mak-saya-sayang-mak.html
dan video:
http://www.youtube.com/watch?v=RrXGAQgz1_0&feature=player_embedded



Wallahu'alam,

A reminder for myself first and foremost.Yang sentiasa berharap tetap dalam cahaya walau di dalam keadaan gelap, yang tetap dalam petunjuk dan hidayahNya walau hidup penuh dengan onak dan duri.Seperti benda glow in the dark, tetap bersinar dalam kegelapan dan perlukan cahaya untuk recharge sinarannya.

Akal berfikir,
hati merasa,
pena mengukir,
gambaran bercerita
seperti seorang pelukis bercerita melalui gambar dan rajah,
seperti seorang chef meluahkan perasaan melalui masakan:)


Akhir kata,
Yang baik datangnya dari Allah dan yang buruk atas kesilapan saya sendiri.
Harap Maaf jika ada terkasar bahasa atau perbuatan.

Wassalam

1 comment: